hello,,,
setelah lama gak ngepos. aku malah masih ngisi dengan pos gaje. maaf
seprti kata seorang penulis terkenal yang pernah bilang kebanyakan blog itu isinya diarydiare, alias cerita yang ditulis oleh penulisnya tentang dirinya yang kadang kagak penting seperti yang satu ini.
Maaf, sekali agi karena membuat yang baca, yang nyasar maupun yang gak sengaja nemu blog satu ini jadi ngebaca kegajeanku. Heeheeheeheeeheehehee
Karena aku itu sepecies makhluk aneh, yah gak bisa disamain sama kugi karmahamelion yang meski aneh tapi bisa bikin agen aquarius dan juragan bulog macam Remigius kepinut. (Upsh, salpok-salah pokus- dah saya).
api emang saking anehnya sahabat selalu geleng kepala liat kelakuanku.
Eittt,,, ini bukan tentang keanehanku
kali ini aku mau ngegaje soal r-a-s-a.
Rasa itu bisa nyiksa, padahal punya sendiri ternyata juga nyakitin hati sendiri. Padahal rasa itu tidak pernah diminta kedatangannya. Begitu saja muncul tanpa permisi. Lalu membekas hingga tiada lepas.
Jujur baru dua kali ngerasain yang bener-bener sampai sakit.
Yang pertama butuh lebih dari sepuluh tahun buat lupa, meski bukannya lupa. Lebih tepatnya adalah tidak mengingat. Karena kenangan akan Dia adalah sebagian kenangan indah yang aku punya dan simpan. SImpan sendiri. Agar tidak menyakitinya juga diri sendiri.
Yang kedua, orang itu datang dengan mata yang melihatku seolah hanya menyapaku. Dan kali itu aku tanpa sadar jatuh hati. Aku menyangkal dan terus menyangkal, sampai ia menjauh. membuatku rindu.
Hanyaa pada kenyataannya ia hanya datang untuk melupakan seseorang yang ia cintai. Cintanya hanya pada gadis itu. Ia tahu rasaku, dan tak dapat membalas. Sedang aku sudah jatuh hati sampai hati itu tidak lagi utuh.
Kali ini aku takut, jatuh cinta juga jatuh hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar