Selasa, 30 Juni 2015

Tak Cinta




Detak jantung ini masih tak karuan. Kringat dingin membasahi telapak kedua tangan. Tubuhku bergetar hebat. Langkah kecil yg ku tapak tiada meredakannya. Sahabat juga ibu yang mengapitpun tidak menenangkan.
Namun melihat mu, mendapati kamu di sini. Membuat semua itu hilang seketika. Lenyap berganti gembira.
Tapi, benarkah dirimu? Sungguhkah nyata dan bukan hanya mimpi? Mimpi yang selalu terbayang dalam benakku. Hadir dalam setiap harapan serta doa. Dirimu kah ini?
Seorang yang tengah memberi senyum. Senyum yang mampu membuatku melayang. Terbang ditelan gembira. Senyum dari wajah tampan yang telah menghipnotisku
Sayang, dapat ku sadari ada yang berbeda.
Ada yang hilang rasanya. Tak sama dengan senyum sebelum-sebelumnya. Hanya lengkungan tanpa arti yang kau beri.
Terpaksa.
Kata itu langsung melintas dalam otakku. Karna memang mungkin itulah yg membuatmu di sini. Berada di sisiku, untuk mengucap janji suci. Janji setia menemani hingga akhir.
Meski ku tahu kau tak cinta.

Minggu, 28 Juni 2015

LIMIT


http://d.gr-assets.com/books/1395132759l/21489122.jpg
LIMIT
Judu          : Limit
Penulis      : Triani Retno. A
Penerbit    : Ice Cube Publisher
Terbit        : Februari, 2014
ISBN         : 978-979-91-0678-0
Ini bukan buku materi matematika yang akan membahas teori limit meski judulnya “Limit”. Judul ini ternyata enggak akan kita pahami kalau tidak membacanya sampai akhir. Dan bagiku buku ini buku paket lengkap yang tidak hanya bercerita tentang kehidupan remaja yang intinya cowok-cewek ketemuan terus jadian. Bukan kisah remaja biasa.
Keala baru pindah ke Bandung, setelah berjuang untuk masuk jurusan yang diinginkannya dan harus berpisah dengan teman-temannya. Hidup Keala seolah jungkir kebawah, ia yang sebelumnya juara sekolah di SMA Banjarmasin sekarang nilainya tidak lebih dari 50. Keala seolah kehilangan sinarnya di SMA 79 Bandung. Padahal SMA yang di pilih Bundanya ini adalah sekolah bunda dulu. Bagaimana ia membanggakan bundanya? Belum lagi adanya Eizel dan Kevin. Bagaimana Keala bisa santai seperti yang Nina sarankan?
Tapi, kita bisa santai kok bacanya. Karena buku ini ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami juga manis meski endingnya ... uphs, gak seru kalo aku ceritain kan? Hehehehe. Selamat membaca.
“ Kalau nanti kamu tak lagi bisa mendengarku, tak lagi melihatku, tak bisa lagi berkata-kata denganku, lihat dalam kenanganmu tentang aku. Rasakan di hatimu. Aku akan tetap di sana selamanya.” - Eizel Agusta
  Oh, iya kalau mau mengenal si penukis Kece satu ini beliau bisa di sapa lewat www.trianiretno.com
Mari membaca